Arsip Blog

Jumat, 01 Desember 2023

MELAKUKAN SENI, ITULAH CIRI KHASKU

 KARYAKU


Sejak kelas 6 SD, saya sudah mempelajari gitar. Mata pelajaran gitar menjadi wajib untuk dipelajari di sekolah berbasis Kristen. Tidak hanya sekadar belajar bernyanyi atau tampil keren saja, mempelajari gitar juga dilakukan untuk mengajarkan cara mengiringi lagu kebaktian. 

Walaupun saya tidak sehebat musisi hebat di luar sana, saya bangga dengan kebisaan saya dalam bergitar. Tidak hanya sekadar hiburan semata atau sekadar mengambil nilai, tetapi juga dapat membantu orang lain dalam berbagai aktivitas.

Misalnya saja saat ini saya sedang melakukan pencarian dana untuk kegitan pergantian pengurus. Tentu kemampuan saya saat ini dimanfaatkan untuk melakukan pencarian dana. 

Bergitar sembari bernyanyi membuat orang-orang tertarik untuk mendengar dan memberi dukungan penuh. Selain itu bisa menghilangkan rasa suntuk saya di rumah ketika melakukan pekerjaan. 



Kamis, 30 November 2023

RAGAM SAMBAL NUSANTARA; JENIS DAN CARA PELESTARIAN

INDONESIA - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sambal merupakan salah satu menu yang wajib ada. Sambal bisa dimakan dengan berbagai ragam sayur dan lauk-pauk, bahkan bisa dimakan hanya dengan kerupuk atau nasi hangat. Di Indonesia, sambal sudah ada sejak abad ke-10. Berdasarkan buku Indonesia Poenja Tjerita (2016) karya Eka Saputra, Pendeta PJ Veth mengatakan bahwa cabai sudah ada sejak zaman Jawa Kuno dan menjadi komoditas langsung jual.

                                            Sambal terasi. Sumber: Endeus

Sebagai warga Indonesia kita perlu bangga dan apresiasi, karena sambal memiliki citarasa yang unik dan beragam di berbagai daerah. Dengan beragam rempah, cara pengolahan, dan filosofi sambal itu sendiri, membuat makanan tersebut memiliki banyak kreasi. Tidak heran jika hampir setiap daerah di Indonesia memiliki ragam sambalnya masing-masing.

Dari Sabang hingga Merauke tentu ada beragam jenis sambal. Namun beberapa sambal berikut ini merupakan jenis yang paling sering dijumpai di berbagai toko atau gerai makanan, serta yang paling sering dimasak di rumah. Jenis sambal tersebut antara lain Sambal Matah, Sambal Bawang, Sambal Terasi, Sambal Ijo, Sambal Dabu-Dabu, Sambal Ikan Roa dan Sambal Tomat.

Menurut Retno; seorang ibu rumah tangga, mengatakan bahwa kemudahan zaman membuat beberapa budaya dan tradisi, salah satu kuliner, menjadi langka dan tidak terlestarikan. Terbukti dengan banyaknya ragam jenis sambal yang dijual di marketplace atau restoran mewah, namun citarasa yang tidak otentik seperti asli daerahnya. Banyak tata cara pembuatan sambal di berbagai platform, tidak sesuai dengan tradisi asli. Menurut Retno, hal ini disebabkan oleh beberapa tata cara dan bahan yang sengaja dikurangi, sehingga memengaruhi citarasa sambal.

 “Ini sih yang membuat citarasa sambal menjadi lain dan tidak seenak aslinya. Emang sih banyak tutorial jadi kelihatan mudah, tapi jadinya ngaco. Tidak sesuai dengan rasa sambal yang langsung dicoba di daerahnya,” ujar Retno.

“Sebagai generasi muda era 20 ke atas, mereka harus belajar melestarikan budaya dan kuliner Nusantara. Walaupun ga bisa masak, minimal tahu sejarah dan suka nyoba ragam sambal. Kalau gabisa coba, minimal bisa memberikan pengetahuan umum tentang kekhasan sambal di berbagai daerah,” ujar Retno.

3 ALASAN RAKYAT PALESTINA MENCINTAI RAKYAT INDONESIA

PALESTINA - Hubungan Indonesia dan Palestina telah terjalin erat dan akrab sejak lama. Indonesia merupakan salah satu pendukung setia bagi kemerdekaan dan pembentukan negara Palestina yang berdaulat. 


Sejak 1945, hubungan antara kedua negara telah terjalin dengan Palestina memberi dukungan kemerdekaan terhadap Indonesia. Bahkan dukungan ini diberikan sebelum Soekarno, presiden pertama Indonesia, mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan.

 

Ini menjadi bukti bahwa Indonesia dan Palestina memiliki persamaan, terutama dalam mendukung kemerdekaan.


Selain sejarah kemerdekaan, kami kutip tiga alasan rakyat Palestina mencintai rakyat Indonesia, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.


1. Memiliki Rasa yang Sama Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan 

Konflik antara Israel-Palestina telah terjadi selama lebih dari tujuh dekade, dan sejak itu Palestina berada di bawah penjajahan Zionis. 


Indonesia tidak asing dengan penderitaan di bawah penjajahan bangsa asing. Kerja paksa, pembunuhan, penyiksaan sudah dirasakan Indonesia, sebagai bentuk kekerasan yang dilakukan pada penjajah Belanda dan Jepang.


Karena itulah kedua negara terus memperjuangkan kemerdekaan, baik di Indonesia, maupun di Palestina.


Hal itu terlihat pada 1945 saat Syekh Muhammad Amin Al Husaini, Mufti Besar Palestina, memberi dukungan kemerdekaan Indonesia atas rasa solidaritas. Pengakuan beliau berikan melalui Radio Berlin. 


Hingga saat ini, Indonesia terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari pendudukan dan penjajahan Israel.


2. Memberi Bantuan dan Membangun Fasilitas Kemanusiaan

Indonesia merupakan salah satu negara yang rutin dalam memberikan bantuan sosial-kemanusiaan. Tidak hanya pemerintah, pihak swasta juga memberi donasi tetap untuk rakyat Palestina.


Bantuan yang sering diberikan terkait pendidikan, kesehatan fisik dan jiwa, makanan, serta bentuk kesejahteraan manusia yang lain.


Selain donasi, Indonesia juga memperbaiki bangunan dengan persentase hampir mencapai 100 persen. Fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit dibangun Indonesia demi kesejahteraan rakyat Palestina. 



3. Keyakinan Rakyat Palestina akan Pemimpin Islam Masa Depan 

Dari berbagai sumber yang ada, rakyat Palestina memberikan doa dan pujian terhadap rakyat Indonesia, sebagai ungkapan terima kasih atas bebasnya Masjid Al-Aqsa dan tanah mereka dari Israel.


Beberapa ulama percaya, Indonesia merupakan salah satu negara berpotensi dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari Israel. Tidak hanya itu, beberapa ulama mengatakan Indonesia akan menjadi negara kebangkitan Muslim. Hal ini dikarenakan Muslim Asia belum pernah memimpin kekuasaan Islam sebelumnya.

DAMPAK FENOMENA BULLYING PARA PELAJAR DI INDONESIA

ARTIKEL TERKINI - Setiap keluarga maupun individual tentu memiliki tingkatan dan gaya hidupnya masing-masing. Mulai dari strata tinggi hingg...